Selasa, 18 Maret 2014

PRSI Cegah Atlet Pakai Doping



JAKARTA, AKUATIK - Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PB PRSI) Sandiaga Uno, akan menggalakkan zero-doping programme. Pria yang juga pengusaha akan membentuk tim ad hoc.
Salah satu tugas tim ad hoc adalah memberikan pemahaman kepada atlet dan pelatih, mengenai zat-zat apa saja yang boleh dikonsumsi selama mengikuti kompetisi nasional maupun internasional.
“Saya akan membentuk tim ad hoc yang terdiri dari mantan atlet. Tugasnya untuk melakukan sosialisasi mengenai doping. Saya melakukan upaya pencegahan. Ini bagian dari zero-doping programme,” ujar Sandiaga dalam konferensi pers di Senayan Golf, Senin (17/3/2014).
Indra Gunawan dan Guntur Pratama diketahui mengonsumsi suplemen Jack3D yang mengandung zat 1.3 imetthylamylamine, ketika mengikuti Asian Indoor and Martial Art Games 2013 Incheon. Zat tersebut dianggap doping yang dilarang Federasi Renang Internasional (FINA).
FINA menghukum sanksi larangan tampil selama dua tahun kepada keduanya. Kejadian ini bukan yang pertama bagi cabang olahraga renang. Pada awal 1990-an, perenang Kevin Surya disanksi FINA, karena diketahui mengonsumsi zat yang dianggap doping.
“Mereka (Indra dan Guntur) bukan yang pertama. Dua orang ini korban dari agen. Di sini pentingnya edukasi mengenai obat-obatan,” tutur Sandiaga.
Mantan perenang Wisnu Wardhana menambahkan, dalam upaya memerangi doping, PRSI tidak bisa berjalan sendiri, etapi juga memerlukan bantuan dari Lembaga Anti-Doping Indonesia (LADI), yang berwenang melakukan penegakan hukum terhadap atlet yang memakai doping.
"Ketua umum membentuk tim yang tugasnya melakukan upaya pencegahan. Tim pro aktif untuk up to date, tidak hanya timnas, tapi juga perkumpulan renang mengenai zat-zat apa yang tidak boleh digunakan,” paparnya. (TRIBUNNEWS.COM,)

Ketika Doping Menjerat Mimpi Atlet



Oleh: Ezther Lastania (detik.com)

Doping selalu menjadi hal yang ingin dijauhi para atlet. Doping ini kerap lekat dengan cabang olahraga terukur seperti atletik, akuatik (renang), dan balap sepeda. Tak sedikit atlet yang merasa perlu menambah kekuatan mereka dengan mengonsumsi zat-zat terlarang. Di Indonesia, kasus yang berkaitan dengan doping masih relatif tak terdengar. Namun sayang bukan berarti kasus semacam itu tidak ada.

Perenang spesialis gaya dada, Indra Gunawan, kemungkinan besar tak bisa tampil di  Asian Games Incheon, September mendatang karena urusan doping. Indra bisa jadi bakal menjalani hukuman larangan berlomba di berbagai kejuaraan renang oleh Federasi Renang Dunia atau FINA. Indra, bersama rekan atlet renang lainnya, Guntur Pratama Putera terbukti mengonsumsi bahan terlarang  methylhexaneamine yang terkandung dalam suplemen Jack 3D. Sebuah suplemen yang mereka konsumsi saat tampil di ajang Asian Indoor and Martial Arts Games (AIMAG) di Incheon pada Juli 2013.

Kejadiannya telah berlalu hampir setahun silam, tetapi efeknya kemungkinan besar akan membuat Indra tak lagi bisa kembali ke Incheon tahun ini. Padahal, Indra dan Guntur sudah harus pasrah melepaskan medali yang telah mereka raih di ajang AIMAG tersebut. Kedua perenang ini juga sudah dijatuhi hukuman larangan berlomba di tingkat nasional maupun internasional selama tiga bulan oleh Lembaga Anti-Doping Indonesia (LADI). Hukuman itu berlangsung antara Agustus hingga November 2013.

Meski begitu, masa hukuman ini cukup pas untuk jadwal mereka. Karena, setelah itu Indra dan Guntur bisa kembali tampil di SEA Games XXVII Myanmar pada Desember 2013.  Indra Gunawan kembali sukses menjadi pendulang medali. Dia mempersembahkan satu medali perak di nomor 100 meter gaya dada dan medali emas 4x100 meter gaya ganti beregu putera. Indra meraih medali emas bersama I Gede Siman Sudartawa (gaya punggung), Triady Fauzi Sidiq (gaya bebas) dan Glenn Victor Sutanto (gaya kupu-kupu). Tim estafet ini telah membuktikan diri sebagai yang terbaik di tingkat Asia Tenggara dalam dua pentas SEA Games, tahun 2011 dan 2013.

Komposisi anggota tim sempat mengalami perombakan setelah mereka mencuri perhatian di SEA Games Laos 2009. Kala itu, posisi Siman masih diisi oleh Guntur dan mereka sukses merebut medali emas sekaligus memecahkan rekor SEA Games. Rekor ini dipertajam dengan catatan waktu 3 menit 41,35 detik pada perhelatan dua tahun setelahnya di hadapan para pendukungnya di Stadion Akuatik Jakabaring, Palembang, pada SEA Games 2011. Saat itu, Siman telah menggantikan posisi Guntur.

Meski tak mampu memperbaiki rekor mereka, tim estafet gaya ganti putra ini kembali melaksanakan tugasnya dengan baik lewat persembahan satu medali emas di SEA Games Myanmar 2013. Kehadiran para anggota tim di nomor perseorangan juga cukup gemilang. Triadi sukses membawa pulang dua medali emas lain dari nomor 50 meter dan 100 meter gaya bebas putra. Siman memberikan satu emas dari 100 meter gaya punggung putra. Indra merebut medali perak di nomor 100 meter gaya dada putra. Sementara Glenn mempersembahkan medali perunggu di nomor 100 meter gaya kupu-kupu putra.

Catatan ini tentu bisa menjadi modal yang fantastis untuk dibawa ke Incheon pada Asian Games 2014, 19 September – 4 Oktober mendatang. Apalagi, ada ambisi tersendiri dari Pengurus Pusat (PP) Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI). Setidaknya medali perunggu bisa dibawa pulang para perenang Indonesia. Cabang olahraga renang terakhir kali meraih medali di Asian Games Cina tahun 1990 silam. Geliat yang ditunjukkan para perenang putra Indonesia ini dalam beberapa kejuaraan terakhir setidaknya bisa memberikan sedikit harapan.

Mungkin saja mereka bisa lebih bersaing dengan negara-negara penguasa cabang ini seperti Cina, Jepang, atau Korea Selatan. Atau setidaknya, mereka bisa menunjukkan persaingan lebih sengit dengan negara-negara tetangga seperti Singapura dan Thailand yang memang cukup dominan di level Asia Tenggara. Sebuah impian yang layak dimiliki setiap pengurus cabang olahraga saat potensi juara terlihat jelas.

Namun, permasalahan doping yang tengah menjerat Indra dan Guntur sangat mungkin memupuskan mimpi itu. Apabila keputusan FINA memberikan hukuman dua tahun ini berlaku efektif, Indonesia terancam kehilangan medali emas dan perak SEA Games yang dipersembahkan Indra. Bisa jadi artinya, medali emas kebanggaan dari tim estafet gaya ganti putra harus terlepas dari tangan. Selain itu, peluang untuk memperoleh medali di Asian Games Incheon semakin kecil.

Indra masih belum memiliki pengganti yang cukup mumpuni. Artinya, tanpa kehadiran Indra di dalam tim, kekuatan akan menjadi timpang sehingga peluang meraih medali dari nomor beregu putra bisa lenyap. Dan, harapan kemudian hanya bisa dibebankan pada pundak Triadi dan Siman, yang sama-sama menjadi yang terbaik dalam skuat renang Indonesia.

PP PRSI kini berjuang sekuat tenaga agar masalah doping yang menjerat atletnya tidak merugikan. Apapun alasan di balik konsumsi zat terlarang itu, baik disengaja maupun tidak, mungkin bisa membantu dalam proses pengajuan banding. Dengan harapan, banding bisa dikabulkan dan hukuman tak lagi harus diberikan seberat itu. Namun, pelajaran yang lebih berharga dari itu tentu saja adalah setiap keputusan yang diambil, termasuk dalam urusan pilihan suplemen, sangatlah penting diperhatikan. Jika salah dalam mengambil keputusan, ada konsekuensi besar yang sudah menanti.

Kamis, 27 Februari 2014

Olahraga, Kesadaran dan Teknologi Pendidikan



JAKARTA, AKUATIK — Teknologi pendidikan harus dipandang sebagai sarana untuk meningkatkan, mengeksplorasi, dan membayangkan bagaimana berpikir yang nantinya akan membawa kesuksesan dan juga kesadaran akan dunia di sekeliling mereka.

Mantan kapten timnas Inggris, Alan Shearer, kembali ke Stadion Wembley untuk mendukung Sport Relief, kegiatan penggalangan dana yang didukung banyak pihak.

Shearer yang telah pensiun akan bertanding dengan Robbie Savage dari BBC untuk berlomba di Stadion Wembley. Selama lima hari, mereka akan bersaing menyentuh bagian belakang tempat duduk yang berjumlah 45.000 di setiap bagiannya.

Kegiatan yang akan berlangsung antara 10-14 Maret ini diharap akan mengumpulkan dana yang digunakan untuk membantu orang-orang yang tidak mampu di Inggris dan seluruh dunia.

Mereka yang berniat menjadi donatur dapat mengikuti permainan melalui www.sportrelief.com/backsides dengan membayar 5 poundsterling untuk setiap permainan.

Sport Relief sudah berlangsung sejak 2002 lalu dan digalang kalangan olahraga untuk kegiatan amal membantu mereka yang membutuhkan.

Kegiatan ini juga menyasar sekolah-sekolah di Inggris agar para murid punya kesadaran tentang situasi di luar mereka yang membutuhkan bantuan.

Teknologi pendidikan menembus ruang dan waktu

Usaha menumbuhkan kesadaran di sekolah-sekolah Inggris ini dilakukan dengan antara lain bantuan dari Planet Promethean dengan penggunaan teknologi pendidikan.

Secara umum, cara ini mampu mengubah metode/sistem belajar yang sifatnya masih konvensional atau manual ke sistem belajar mengajar yang lebih interaktif karena merupakan sarana pembelajaran multimedia yang berupa media teks, grafis, foto, gambar, audio, video, serta animasi secara integrasi.

Sarana ini memungkinkan pelaksanaan proses belajar mengajar menjadi aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan, bahkan dapat dilakukan kapan saja baik di dalam maupun di luar ruang kelas sehingga proses pembelajaran menjadi sangat produktif dengan hasil akhir akselerasi penyerapan materi belajar yang sangat cepat dan bermutu tinggi.

"Saat ini siswa di sejumlah negara sudah dekat dengan perangkat teknologi, setidaknya mereka sudah terbiasa mencari informasi tambahan dari internet, siswa sudah terbiasa dengan perangkat selular canggih. Dengan kemampuan-kemampuan awal tersebut para siswa juga harus disiapkan di dalam kelas dengan teknologi yang biasa mereka gunakan," jelas Magnus Bengtsson, seorang pengamat pendidikan berbasis teknologi dari Promethean UK, saat bertemu wartawan di Jakarta, awal pekan lalu.

Teknologi, lanjut Magnus, harus dipandang sebagai sarana untuk meningkatkan, mengeksplorasi, dan membayangkan bagaimana berpikir yang nantinya akan membawa kesuksesan dan juga kesadaran akan dunia di sekeliling mereka.

Saat ini di dunia teknologi pendidikan berkembang apa yang disebut Interactive Whiteboard Type Promethean ActivBoard 595 Pro Mobile System with EST Projector. Sebuah papan interaktif multitouch: pen dan sentuhan tangan (touch screen) yang kaya fitur, menggabungkan warna, gerak, dan aktivitas suara yang terintegrasi dengan built-in speaker penguat suara stereo sebagai pendukung mata pelajaran. Terpasang pada stand board yang dapat diatur ketinggiannya secara elektrik (motorized height adjustable stand), dilengkapi gantungan proyektor serta proyektor tipe short throw.

Sejumlah negara di Eropa, Amerika, Malaysia, Singapura, Tiongkok, dan Vietnam sudah menggunakannya. Di Indonesia, dalam kurun waktu dua tahun ini sudah ada sekitar 2.000 Interactive Whiteboard ini digunakan di sejumlah sekolah-sekolah.

Lebih jauh Magnus mengatakan, para guru pada saat yang bersamaan juga bisa mengetahui apakah para siswa mengerti dan paham dengan apa yang diajarkannya. Untuk itu, ada perangkat yang dinamakan Learner Response System, Merk Promethean ActivExpression2 – 32 Devices. Alat yang juga menjadi bagian dari Interactive Whiteboard.

Untuk berhasilnya sebuah proses belajar mengajar, para guru juga harus cepat tanggap dengan kemajuan teknologi yang ada. Belum lama ini dua guru terpilih ikuti pelatihan Promethean di Australia. Mereka adalah Dewi Meriani (SMAN 33) dengan judul "Sistem Respirasi" dan Budie Dwitama (SMAN 16) dengan judul "Hardware & Software" akan bertemu dengan guru-guru dari seluruh dunia di Australia dalam waktu dekat ini.

"Di Planet Promethean berkumpul 1,8 juta pendidik dari seluruh dunia dan tersedia lebih dari 100.000 makalah pendidikan. Para guru saat ini bebas saling berkomunikasi, bertukar pikiran mengenai kemajuan pendidikan yang terjadi di negaranya masing-masing dan dunia. Semuanya gratis dan guru-guru dari Indonesia sudah banyak yang bergabung dan memanfaatkan makalah-makalah pendidikan yang ada di Planet Promethean," jelas Magnus.

Saling berinteraksi, mengoptimalkan perangkat teknologi pendidikan yang terus berkembang, serta belajar tanpa ada batas ruang dan waktu adalah sebagian dari berbagai upaya meningkatkan pendidikan bagi para siswa. Selain tentunya para pengajar juga terus membekali diri dengan kemampuan-kemampuan terakhir dalam dunia pendidikan tingkat dunia. (KOMPAS.com)

Senin, 17 Februari 2014

Open water swimmers to take the plunge in FINA pro circuits next month!

On February 1, the world's finest marathon swimmers will gather to Argentina for the first race (Patagones-Viedma) of the FINA 10km Marathon Swimming World Cup 2014.
The remaining six stages will take place in Manzanillo (MEX) on April 5, Setubal (POR) on June 28, Lac St. Jean (CAN) on July 24, Lac Magog (CAN) on July 31, Lac Megantic (CAN) on August 9, and Hong Kong (HKG) on October 4.
Germany's Thomas Lurz was the 2013 winner among men while American Emily Brunemann took top spot in the women's field.
One day later still in Argentina, swimmers will test their endurance and strategy skills in the first stop of the FINA Open Water Swimming Grand Prix, the 57km Santa Fe-Coronda race. The event, which provides open water swimmers with an opportunity to compete in some of the world's most spectacular waterways - rivers, lakes, ocean, etc. - features races ranging from 15km to 88km!
Seven meets are on this year's programme: the first two take place in Argentina (Santa Fe-Coronda on February 2 and Hernandarias on February 9) and will be followed by Manzanillo (MEX) on March 29, Lac St. Jean (CAN) on July 26, Lac Magog (CAN) on August 2, Ohrid Lake (MKD, dates tbc) and Capri-Napoli (ITA) on September 6.

Last year, Olga Kozydub from Russia and Argentina's Damian Blaum were the winners of the overall series

world league: Montenegro, serbia and hungary strengthen lead

With the European preliminaries well underway for the men's and women's FINA Water Polo World League, 2014 promises to be another exciting year for water polo!

The third round of the men's preliminaries was held on January 14, with the teams of Hungary, Italy, Serbia and Montenegro each claiming a win.
2013 World League winner Serbia defeated Russia in Kazan 12-8 and now tops Group A with 6 points, which also includes Romania.
Meanwhile in Sibenik, visiting Hungary stunned 2012 Olympic champion Croatia, winning by a fingernail in penalty shootouts (8-7). The reigning World champions currently lead Group B with 5 points, ahead of Greece and Croatia.
In Group C, Montenegro and Italy secured the 1-2 spots with 9 and 6 points, respectively. In Herceg Novi, World silver medallist Montenegro had a solid win over Germany (13-10) while 2012 Olympic silver medallist Italy eclipsed Slovakia in Bergamo, scoring 12-5.
The next round will take place on February 11 with Romania to face Russia in Bucarest, Greece to receive Hungary in Athens (tbc), Germany to meet Italy in Torino and Montenegro to play Slovakia in Novaky.
The FINA Men's Intercontinental Water Polo Tournament - the World League's preliminary tournament between teams from the Americas, Asia, Africa and Oceania - will be organised in Shanghai (CHN) from May 26 to June 1, 2014.
Dubai (UAE) will host the Men's Super Final from June 16-21 featuring the eight best teams from the World League's preliminaries.

WOMEN'S WORLD LEAGUE
The European preliminaries for the women's competition resume next week, on January 21, with the third round of matches. Current World champion and 2012 Olympic silver medallist Spain will meet Great Britain in Barcelona while 2011 World champion Greece will pit their strength against World bronze medallist Hungary in Athens.

The Women's Intercontinental Tournament (Americas, Asia, Africa and Oceania) will take place in the Los Angeles area (USA) from May 19 - 25, 2014. Beijing (CHN) will organise the women's Super Final from June 10-15, 2014.

Open water racing continues to Manzanillo (MEX)

After two successful legs in Argentina, the FINA Open Water Swimming Grand Prix 2014 will make a stop in Manzanillo (MEX) on March 29. The up-and-coming open water elite will take the plunge in crystal-clear waters for a 15km race, the shortest of the Grand Prix circuit.


Men's WPWL: Serbia, Montenegro and Hungary target Super Final spot

The Super Final race got fiercer among the men's European teams as round 4 of the FINA Water Polo World League preliminaries was held in various cities on February 11, 2014.
Hungary (Group B) and Italy (Group C) had tough match-ups against Greece and Germany, winning 12-11 and 12-10, respectively. Romania (Group A) and Montenegro (Group C) had more comfortable victories. Romania outscored Russia in a gruelling 13-7 while the defending World League champions beat Slovakia 8-5.
Unbeaten so far, Serbia, Hungary and Montenegro give their World League campaign another boost, with their eyes firmly set on the three Super Final tickets up for grabs for Europe. Last year, these teams climbed the podium at the Super Final in Chelyabinsk (RUS) in that same order.

Two more rounds are scheduled for the men's European preliminaries: March 11th (round 5) and April 2nd and 15th (round 6). For the 2014 edition, the men’s Super Final will be organised in Dubai (UAE) from June 16-21, 2014.