Sabtu, 16 Maret 2013

Menpora: Para Atlet tidak Cukup Hanya Mengandalkan Bakat


Melbourne: AKUATIK INDONESIA - Salah satu kelemahan atlet Indonesia hanyalah mengandalkan bakat. Padahal kalau para atlet  hendak berkembang dan meningkatkan prestasi di bidangnya, harus pula diterapkansport science.  Demikian dikatakan Menpora usai hari Jumat (15/3) sore waktu setempat didampingi istrinya Ismarindayani meninjau Victorian Institute of Sport di kawasan Albert Park, Melbourne, Australia
"Mengandalkan bakat saja tidak cukup. Karena atlet-atlet kita hanya mengandalkan bakat, maka perkembangan mereka sangat terbatas. Prestasipun sulit diraih, sementara atlet-atlet negara-negara lain menggabungkan beberapa unsur, selain berdasarkan bakat juga menerapkan sport science, bahkan kalau perlu menggunakan pula sport intelligent," jelasnya.
Dahulu, lanjutnya, pebulu tangkis kita Liem Swie King menguasai bulutangkis dunia karena memiliki kecepatan dan senjata yaitu smash keras sambil meloncat tinggi yang kemudian dikenal dengan sebutan Kings Smash. "Para pelatih bulutangkis China mengetahui senjata King tersebut, lantas menelitinya dan hasilnya kemudian dipakai untuk melatih pebulutangkis mereka. Hasilnya, para pebulutangkis muda China kemudian banyak yang menggunakan senjata andalan Liem Swie King itu, dan akhirnya mereka merebut supremasi bulutangkis dunia. China menerapkan sport science dan  sport intelligent dengan baik untuk melatih atlet-atlet mereka," jelas Roy Suryo.
Saat meninjau Victorian Institute of Sport Melbourne, Menpora dipandu pimpinannya, yaitu Anna Marie. Kepada Menpora Anna Marie menjelaskan program-program latihan untuk para atlet, dan menerapkan sport science misalnya untuk membuat asupan dan menditeksi kesehatan para atlet. Kepada Menpora juga diperlihatkan peralatan-peralatan yang menggunakan teknologi tinggi  untuk latihan para atlet. Menpora mengaku puas, dan yakin bahwa para atlet Indonesia juga bisa berprestasi tinggi apabila memperoleh latihan yang dipadu dengan ilmu pengetahuan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar