Rabu, 21 Agustus 2013

Asian Youth Games 2013: Renang Rebut Medali Perak

NANJING, AKUATIK.- Cabang renang menambah pundi medali Indonesia di Asian Youth Games (AYG) 2013 usai Ricky Anggawidjaja kembali merebut medali perak di nomor 200 meter gaya punggung putra kemarin (21/8/13).
Berlomba di Natatorium Nanjing Olympic Stadium, Ricky mencatatkan waktu tercepat kedua, dua menit 6.70 detik setelah perenang Singapura Zheng Wen Quah yang menghasilkan waktu 2 menit 03.17 detik. Perunggu di nomor ini diraih perenang Cina Taipei Yang Chunyao dengan waktu 2 menit 07.76 detik.
Kepala Pelatih Renang tim Indonesia Hartadi Noertjojo menuturkan bahwa dirinya sudah lega karena hutang kepada Komite Olimpiade Indonesia (KOI) untuk mempersembahkan medali telah lunas. Secara catatan waktu, di atas kertas, diakuinya memang perenang Singapura lebih baik, tapi dia menilai hasil Ricky sudah maksimal.
"Kami bangga jelas. Karena Ricky sudah bisa melebihi targetnya sendiri. Untuk waktu, hasilnya lebih baik dibandingkan kualifikasi," katanya usai perlombaan. Menurutnya hasil satu emas, satu perak, dan satu perunggu ini sudah jauh dari bagus. Pasalnya, pihaknya mengaku tidak ada persiapan khusus untuk tampil di AYG ini, karena memang SEA Games lah yang dipersiapkan untuk peak para perenangnya.
Dengan tambahan satu perak ini, maka peringkat Indonesia pada klasemen sementara perolehan medali, naik ke posisi 12 dari posisi 15 sebelumnya dengan raihan satu emas, dua perak, dan satu perunggu.
Indonesia hari ini masih berpeluang untuk merebut medali lagi dari cabang squash di nomor beregu putra dan atletik. Di Squash, nomor beregu putra. Indonesia yang berada di pool B bersama Malaysia, Hongkong, Jepang, Kuwait, dan Thailand ini sementara telah mencatatkan dua kemenangan dan sekali kalah. Kemenangan tersebut dipetik dari Jepang (2-1) dan Thailand (3-0), sedangkan satu kekalahan diperoleh saat menghadapi Malaysia (0-3).

Pada hari terakhir babak penyisihan pool, Indonesia menyisakan dua pertandingan melawan Hongkong dan Kuwait, sebelum bisa melangkah ke semifinal. Sayangnya, hasil di nomor beregu putra gagal diikuti oleh nomor beregu putri. Indonesia dipecundai tim squash Hongkong dan Atlet Olimpik Independen (AOI) dengan hasil sama-sama 0-3 (PRLM) 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar