Selasa, 12 April 2011

Renang Indah Bersiap Uji Coba ke Makau

MAJALAH AKUATIK INDONESIA- Jakarta - Skuad subcabang renang indah untuk SEA Games XXVI akan mengikuti uji coba di Macau Open pada 27-29 Mei mendatang. Pelatih renang indah Ragil Sugarestu Handayani menyatakan persiapan sudah mencapai tahap latihan koreografi sehingga tidak ada kendala berarti. "Uji coba di Macau ini akan menjadi bahan evaluasi," 
katanya.

Ragil mengakui sebetulnya ada keterbatasan waktu persiapan yang dilakukan. "Kami sudah membuat program, tetapi sempat berubah akibat ada pelatihan (pengembangan karakter) ke Batujajar. Tetapi persiapan umum ternyata bisa dilakukan dengan baik dan saat sudah latihan teknik pun atlet tidak kesulitan," kata Ragil Selasa (12/4).

Subcabang renang indah mengikuti pendidikan karakter di Batujajar, Jawa Barat, pada akhir Maret lalu. Mereka langsung berpacu dengan waktu untuk mempersiapkan diri menjelang Macau Open. "Karena memang atlet-atlet juga hasil seleksi, proses latihan koreografi tidak butuh waktu lama," ujar Ragil.

Saat ini telah bergabung 12 orang atlet yang berlatih bersama di Kompleks Kolam Renang Gelora Bung Karno Senayan. Jumlah ini sudah sesuai dengan tim inti yang nantinya akan diturunkan pada SEA Games yaitu 10 orang plus 2 orang cadangan. Menurut Ragil jumlah itu memang sangat riskan. "Jika ada yang cedera, kami harus mencarikan pengganti. Mudah-mudahan hal seperti itu tidak perlu terjadi," katanya.

Uji coba di Macau diharapkan bisa menjadi tempat bagi para atlet untuk melatih diri tanpa diintip negara-negara pesaing terkuta. Ragil menyatakan bahwa persaingan berat kemungkinan besar datang dari Malaysia dan Thailand pada SEA Games nanti. "Kemungkinan besar negara-negara ini tidak ikut," kata dia.

Selain Macau Open, renang indah juga akan beruji coba di kejuaraan dunia akuatik yang digelar di Shanghai, China Juli nanti. Mereka akan mempersiapkan untuk bisa mengasah kemampuan di nomor-nomor yang bakal dipertandingkan di SEA Games yaitu duet technical, duet free, team technical, team free, dan combination.

Menurut Ragil, dari seluruh nomor itu nantinya Indonesia memiliki peluang besar untuk mendapatkan medali emas di dua nomor seperti team technicaldan team free. "Kami berharap bisa mencuri emas dari nomor duet. Tetapi di situ ada Malaysia yang sangat kuat dan juga Thailand," kata Ragil (TEMPO Interaktif)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar