Kamis, 21 November 2013

Pelatih Loncat Indah Puas dengan Hasil Kejurnas

Jakarta (AKUATIK)- Pelatih loncat indah pemusatan latihan nasional, Harli Ramayani, puas dengan hasil kejuaraan nasional loncat indah kelompok umur. Pasalnya, tiga anak asuhnya yang turun membela daerahnya masing-masing sukses membawa pulang medali.

“Ketiga atlet yang akan berangkat ke SEA Games Myanmar berhasil membawa medali emas,” kata Harli, Kamis, 21 November 2013. Mereka adalah Adityo Restu Putra mewakili DKI Jakarta, Dewi Setyaningsih (Jawa Tengah), dan Lina Dini Yasmin (DKI Jakarta).

Adityo merebut tiga medali emas dari nomor papan 1 meter (dengan nilai 473), 3 meter (508), dan menara 10 meter. Sementara Dewi menyumbangkan dua emas untuk nomor 3 meter (368,35) dan 1 meter (335,55). Sedangkan Lina merebut emas pada nomor andalannya 10 meter (357,01) dan dua perak untuk nomor 1 meter (332,55) dan 3 meter (340,80).

Kesuksesan atlet pelatnas merebut medali dalam Kejurnas, menurut Harli, dapat memberikan motivasi sebelum terjun ke ajang SEA Games Myanmar, yang menyisakan waktu kurang dari 30 hari. “Saya berharap mereka jadi makin bersemangat saat SEA Games nanti,” tutur Harli.

Kendati mendominasi Kejurnas, Harli menyatakan masih ada beberapa hal yang harus ditingkatkan. Salah satu yang ingin diperbaiki oleh Harli ialah teknik loncatan ketika masuk ke dalam air. “Saya ingin loncatan mereka lebih indah lagi, dan masih ada waktu untuk berbenah,” ujarnya.

Hal senada diungkapkan oleh Adityo. Ia menilai teknik loncatan ketika meluncur ke air masih perlu diperbaiki. “Saya merasa masih kurang,” kata atlet berusia 17 tahun ini.

Namun Adityo menyatakan, dengan hasil ini, ia makin optimistis membela Indonesia pada SEA Games nanti. Di SEA Games, Adityo akan turun di tiga nomor, yaitu menara 10 meter di kelas individu dan sinkro serta papan 3 meter sinkro.

Lebih lanjut, Harli menilai keberhasilan tiga pemain nasional menyumbangkan medali dalam Kejurnas membuktikan bahwa atlet pilihannya bisa diandalkan. Adityo, misalnya, kata Harli, pada tiga nomor yang diikutinya mampu mengalahkan mantan atlet yang pernah membela SEA Games 2011, yaitu Lutfhi Niko Abdillah. “Selain itu, dengan usia mereka yang masih muda, kami jadi punya stok atlet untuk jangka panjang,” katanya. (TEMPO.CO,)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar