Jumat, 07 September 2012

PON 2012: Atlet dan Offisial Jabar Sempat Telantar


PEKANBARU, AKUATIK INDONESIA- Sebanyak 90 atlet dan 37 offisial kontingen Jawa Barat dari tujuh cabang olah raga (cabor) yang telah tiba di Pekanbaru, Riau, sejak Rabu (5/9/12) sempat telantar karena tidak mendapatkan penginapan.
Mereka yang terlantar tersebut berasal dari cabor renang 16 atlet dan 5 offisial, karate (16 dan 6), senam (11 dan 6), menembak (13 dan 3), wushu (14 dan 5), loncat indah (4 dan 2) dan renang indah (6 dan 3).
Menurut Humas KONI Jawa Barat, Dadan Hendaya cabor renang, loncat indah, renang indah dan wushu, seharusnya sejak Rabu (5/9/12) sudah masuk ke penginapan yang ditetapkan PB PON, yakni di asrama atlet di Rumbai berdekatan dengan arena pertandingan. "Namun, secara fisik asrama itu tak bisa digunakan. Karena listrik maupun air belum mengalir," ujar Dadan ketika dihubungi, Kamis (6/9/12) malam.
Ditambahkan Dadan, begitupun batu-batu bekas pembangunan dan debu-debu teramat mengganggu. "Jelas hal ini sangat menggangu bagi para atlet dan offisial, sehingga mereka tidak bisa menginap disana. Sebagai antisipasinya mereka sementara menginap di sebuah wisma. Tapi kini sudah menempati sebuah rumah di Rumbai berdeketan dengan arena pertandingan," ujar Dadan.
Dikatakan Dadan, yang lebih parah adalah cabor senam yang mestinya sudah menginap sejak Rabu (5/9) di Hotel Mutiara, ternyata PB PON baru menyewa hotel itu untuk cabor senam pada Jumat (7/9). Sehingga atlet yang sudah tampak letih dan hilang waktu untuk latihan dan aklimatisasi, harus kembali mengangkat koper untuk mencari penginapan lain.
Menurut Dadan, akomodasi bagi atlet Jabar di Pekanbaru bisa dikatakan amburadul. Banyak di antara tempat menginap para atlet dalam keadaan tak siap secara fisik.
Agar kondisi ini tidak berlarut larut sehingga bisa merugikan kesiapan para atlet, dikatakan Dadan, KONI Jabar pada akhirnya menyewa tempat lain yang lebih memadai, meskipun harus mengeluarkan uang ratusan juta rupiah.
Sementara itu manajer renang Irma, mengaku cukup lega dengan ditempatkannya para atlet di sebuah rumah yang berada di sekitar arena pertandingan. "Kami sempat kecewa karena terkatung katung untuk penginapan, tapi sekarang sudah sedikit lega. Tempat penginapannya pun dekat dengan pertandingan," ujar Irma. Dikatakan Irma, dirinya berharap kejadian ini tidak mengganggu konsentrasi para atlet saat bertanding nanti.
Pada cabor renang ini, mereka menargetkan bisa meraih minimal 12 medali emas dari 16 atlet yang akan berlaga. (PRLM)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar