Kamis, 13 Januari 2011

Ully Sigar Kawal Ibrahim Seberangi Malaysia

Ibrahim

MAJALAH AKUATIK INDONESIA.  Ibrahim, berhasil menaklukkan selat antara Pulau Sebatik-Tawau, Malaysia. Ia berenang tanpa henti sejauh delapan kilometer sekitar empat jam untuk bisa sampai ke Pelabuhan Sabindo, Tawau, Sabah, Malaysia. Rabu (12/1/2011)

Selama melaksanakan aksi renang tanpa alat bantu tersebut, Ibrahim dikawal duaspeedboat marinir TNI Angkatan Laut, speed boat Syahbandar dan longboat yang membawa rombongan Tim Julung-Julung dan wartawan.

Penyanyi dan aktifis lingkungan Ully Sigar Risadi ikut dalam rombongan yang mengawal aksi Ibrahim. Begitu masuk perairan Malaysia, pengawalan terhadap Ibrahim dilakukan tiga kapal maritim dan Polis Marine Diraja Malaysia (PDR).

Aksi nekat yang dilakukan Ibrahim tersebut menjadi perhatian sejumlah wartawan elektronik maupun media cetak Indonesia dan Malaysia. Sepanjang perjalanan, para wartawan tak henti-hentinya memberikan semangat kepada staf Sekretariat DPRD Kota Tarakan itu.

Dibandingkan aksinya yang gagal para Agustus 2010 lalu, kali ini Ibrahim tampak berstamina. Ia tak henti-hentinya berenang menggunakan gaya anjing dan kupu-kupu serta sesekali menyelam saat akan menarik nafas.  

Ibrahim kali ini tampaknya lebih siap. Tubuhnya tampak lebih langsing. Dia mengenakan pakaian renang untuk menghindari sengatan ubur-ubur yang pernah membuat misinya gagal. Iapun melakukan orientasi medan sehari sebelumnya bersama anggota marinir yang bertugas di Sebatik.

Di Tarakan ia melakukan latihan renang secara rutin di pesisir barat pantai Tarakan. Iakerap berenang di arus laut deras di pantai pelabuhan Tengkayu I Tarakan tempat pertemuan arus Laut Sulawesi dan Kalimantan. Dengan menggunakan speedboat dan turun di tengah laut, ia harus bisa berenang ke bibir pantai dengan jarak tempuh antara dua hingga tiga kilometer dalam waktu kurang sejam.

“Kalau rokok, minum dan begadang tidak bisa saya tinggalkan,” ujarnya.

Ibrahim pernah melakukan aksi serupa pada 3 Agustus 2010 lalu. Ia hanya mampu bertahan hingga empat kilometer karena stamina menurun akibat disengat ubur-ubur. Pada Selasa (28/12/2010) lalu, Ibrahim kembali gagal menyeberangi Malaysia. Kali ini ia gagal berenang karena terbentur perizinan dari pihak Kerajaan Malaysia. Hari ini ia akhirnya berhasil mencatatkan sejarah baru. Ibrahim perenang pertama yang mampu menyeberangi laut antara Pulau Sebatik-Tawau, Sabah, Malaysia. (Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Niko Ruru)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar