Kamis, 13 Oktober 2011

AASF 2011: Faktor Lelah Ganjal Raih Medali Emas

Kenny Lisanputra

Kenny Lisan Putera pada pertandingan hari ketiga kejuaraan renang AASF Asian Age Group Championship ketujuh, Rabu (12/10), hanya mampu finis di urutan ketiga pada 100 meter gaya kupu-kupu dan posisi ketujuh untuk 400 meter gaya bebas. 

Pada kejuaraan AASF 2011 yang akan berakhir pada Kamis (13/10) itu, Kenny akan berlaga pada sembilan nomor yakni gaya bebas 50 meter, 100 meter, 200 meter, dan 400 meter, gaya kupu 50 meter, 100 meter, dan 200 meter, serta gaya ganti perorangan 200 meter dan 400 meter. 

"Sembilan nomor yang saya ikuti ternyata membuat saya kelelahan, sampai hari ini sudah tujuh nomor yang saya ikuti," kata Kenny sesaat setelah mendapatkan medali perunggu pada 100 meter gaya kupu-kupu untuk kelompok usia 14 tahun ke bawah dengan catatan waktu 59.70 detik.

Kenny mengatakan ketatnya jadwal perlombaan membuat dia kurang istirahat dan mengalami kelelahan sehingga tidak dapat mengikuti perlombaan dengan maksimal. "Tangan kiri saya sempat kesemutan tadi, sehingga saat perlombaan kurang maksimal," tambah Kenny, yang juga harus puas berada pada urutan ketujuh di pertandingan 400 meter gaya bebas untuk kelompok usia 14 tahun ke bawah itu. 

Pada kesempatan itu pula, Pelatih Renang Nasional Indonesia Albert Sutanto mengatakan bahwa memang benar Kenny terkendala faktor kelelahan dikarenakan harus mengikuti sembilan nomor pertandingan. "Kenny memang terlihat kelelahan, pada hari pertama dia bisa mendapatkan dua emas, namun hari ini hanya bisa mendapat satu perunggu dan finis di posisi ketujuh," kata Albert. 

Namun, Albert tidak mempermasalahkan keadaan tersebut karena dia yakin Kenny telah melakukan yang terbaik. "Ini semua bekal untuk Kenny," tambahnya. 

Pada Senin (10/10) Kenny telah mempersembahkan dua medali emas pada gaya bebas 100 meter Kelompok Umur 14 tahun dengan mencatat 55,48 detik dan pada gaya ganti perorangan 400 meter dengan catatan waktu 4 menit 43,94 detik. 


"Saya senang sekali karena ini penghargaan pertama saya pada event Asia," kata perenang asal Bandung itu.

Keberhasilan Kenny merebut dua medali emas, menurut pelatihnya, Nizarudin, tidak diduga sebelumnya, karena empat hari sebelumnya, Kenny baru saja berlaga di Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XI di Riau dan sukses menyabet lima medali emas. 

"Saya tidak mempersiapkan dia secara khusus, ini di luar perkiraan saya," kata Nizarudin yang juga mengatakan bahwa tahun lalu Kenny meraih 34 medali emas dari 34 nomor yang diikutinya itu memang memiliki bakat yang luar biasa.



sumber:media indonesia

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar