Sabtu, 28 Mei 2011

SEA Games 2011:Rp 150 M untuk Pembukaan dan Penutupan

Upacara pembukaan dan penutupan SEA Games yang akan berlangsung di Palembang, Sumatera Selatan, 11-25 November 201, membutuhkan dana sedikitnya Rp 150 miliar. Hal itu dikatakan panitia daerah di Palembang.
”Pihak panitia daerah telah menyusun rencana kegiatan, termasuk dana yang dibutuhkan untuk menyukseskan upacara pembukaan dan penutupan,” kata Rusli Nawi, salah satu panitia daerah pada rapat persiapan pesta olahraga Asia Tenggara itu di Palembang, (21/3/11).
Pada rapat yang dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel Yusri Effendi, Rusli menjelaskan secara rinci persiapan upacara pembukaan dan penutupan SEA Games XXVI, mulai dari penyiapan panitia penerima tamu, pengamanan, hingga masalah fasilitas pendukung seperti perhotelan, konsumsi, termasuk transportasi.
Pada rapat tersebut juga terungkap bahwa antara panitia daerah dan pusat belum ada kesamaan persepsi, seperti masalah petugas yang masuk dalam tim penari massal saat pembukaan dan penutupan SEA Games.
Pihak panitia lokal berencana melibatkan penari dari 11 kabupaten dan empat kota di Sumsel agar pihak daerah merasa ikut dilibatkan, sementara panitia pusat punya wacana mendatangkan penari dari Jakarta atau merekrut tim kesenian dari Kota Palembang saja dengan pertimbangan efisiensi biaya dan kesiapan fasilitas pendukung di ibu kota Provinsi Sumsel itu.
Panitia pusat dan daerah sama-sama menginginkan kabupaten/kota di Sumsel tetap mengirimkan perwakilannya sesuai dengan kemampuan keuangan daerah bersangkutan serta kesiapan fasilitas yang ada di Palembang, terutama masalah penginapan.
Denny Malik dari panitia pusat SEA Games mengatakan, pada prinsipnya upacara pembukaan dan pentutupan SEA Games itu bukan banyaknya personel yang dilibatkan, tetapi kualitas tampilan.
”Percuma kami merekrut banyak personel kesenian, tetapi ketika tampil tidak berkualitas serta kurang memuaskan,” katanya.
Untuk menyukseskan upacara pembukaan dan penutupan pesta olahraga se-Asia Tenggara itu, panitia telah menyiapkan 20 orang pelatih tari dan seniman. Harapannya, tim kesenian yang disiapkan itu tampil lebih semarak, memukau, dan sukses.

DKI Dapat Rp 70 Miliar untuk SEA Games
Dalam rangka pelaksanaan SEA Games XXVI yang rencananya akan dilaksanakan 11-25 November 2011, Jakarta terus berbenah diri sebagai salah satu lokasi penyelenggara. Demi kesuksesan acara tersebut, Jakarta memperoleh dana anggaran sebesar Rp 70 miliar yang berasal dari APBN.
"Sampai sekarang berjalan lancar. Berdasarkan laporan, semuanya sudah melebihi target. Kami optimistis semuanya akan bisa berjalan sesuai dengan rencana," kata Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo seusai rapat pimpinan di Balaikota, Jakarta. (23/5/2011).
Namun, sejauh ini, masalah akomodasi masih belum teratasi. Laporan mengenai masalah akomodasi yang seharusnya segera diurus belum ada ujungnya. Kaitan akomodasi untuk atlet peserta SEA Games ini merupakan salah satu hal mendasar dan harus segera ada keputusan.
"Saya belum menerima laporan, padahal dua minggu lalu sudah saya ingatkan. Saya minta kepada yang bertanggung jawab mengenai akomodasi untuk secepatnya diselesaikan. Dengan begitu, hotel-hotel atau penginapan yang akan kami gunakan untuk kepentingan menampung atlet bisa terjamin. Kalau tidak ada kepastian, kan pengusahanya bisa bilang ngapain gue nungguin, bisa dijual ke tempat lain," ungkap Foke, sapaan akrab Fauzi Bowo.
Problematika mengenai akomodasi ini juga memengaruhi pengaturan mobilitas antara tempat penginapan dan venue tempat penyelenggaraan pertandingan. Pemerintah Provinsi DKI sendiri ikut memberikan rekomendasi akomodasi untuk atlet peserta SEA Games ini.
Menurut Foke, ini lantaran pihaknya tahu apa yang terbaik dan memungkinkan pengaturan mobilitas itu berjalan lancar. Jika akomodasi jelas dan pengaturan mobilitas berjalan semestinya, rencana pengaturan lalu lintas dapat segera disiapkan, seperti penyediaan bus dan lain-lain.
"Untuk rekomendasi akomodasi, sudah diserahkan ke pusat dan bukan cuma satu. Misalnya, venuebalap sepeda ada beberapa opsi yang kami tawarkan agar atletnya ditaruh di tempat-tempat ini. Agar pengaturan transportasinya bisa baik," ucapnya

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar